Bangka  

Masih ada Pejabat Anti Wartawan

IMG 20220717 WA0000
Caption : Ketua PWI Kabupaten Bangka Zuesty Novyanti saat menyampaikan masih ada pejabat anti wartawan

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kabupaten Bangka Zuesty Novyanti menyebutkan, masih ada pejabat anti dengan wartawan. Hal tersebut disampaikan Zuesty saat menanggapi pernyataan Bupati Bangka Mulkan, SH. MH dalam kegiatan ngobrol santai Forkopimda dan Wartawan, diselenggarakan wartawan Bangka, Sabtu (16/7/2022) malam di Gedung Juang.

Seiring berkembangnya era digital, Zuesty mengatakan pertumbuhan wartawan mangkin banyak.

“Era digital berkembang pesat , pertumbuhan wartawan mangkin banyak dengan beraneka ragam karakter. Intinya wartawan, pemerintah daerah dan forkopimda harus berkalaborasi. Media sosial begitu cepat memberi informasi tanpa bisa dipertanggungjawabkan. Kondisi ini perlunya ada media dan wartawan sudah kantongi sertifikasi dari Dewan Pers, agar ada beda antara informasi medsos dan prodak berita yang bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Menyambung pernyataan Bupati Bangka OPD jangan elergi kepada wartawan, Zuesty mengutarakan masih ada pejabat dilingkungan pemerintah Kabupaten Bangka anti wartawan.

“Kata pak bupati percuma program banyak tapi masyarakat tidak mengetahui fungsi media disini sebagai kontrol, apakah program pemerintah itu tepat sasaran atau tidak. Cuma masih banyak Narsum yang anti dengan wartawan, sampai saat ini masih terjadi. Saya mengalami kemaren saat dikonfirmasi salah satu pejabat di Pemkab Bangka tidak mau menjawab. Pada hal informasi awal dari saya, kenapa saat teman – teman lain konfirmasi pejabat dimaksud menjawab,” ujarnya.

Bupati Bangka Mulkan , SH. MH Mengatakan tanpa keberadaan insan pers terasa hampa.

“Insan pers begitu mendukung kegiatan Pemkab Bangka, kenapa saya sampaikan begitu karena tanpa media kita terasa hampa, mereka selalu menginformasikan ke publik apapun kegiatan Pemkab Bangka,” kata Mulkan.

Pentingnya Informasi Kepada publik, Mulkan menyampaikan kepada kepala OPD untuk tidak elergi kepada wartawan.

“Saya sampaikan kepada OPD jangan elergi dengan wartawa, mereka bukan mencari kesalahan, namun mereka mencari informasi strategis. Kita secara fisik terbatas untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat kita. Kami beri penghargaan setingginya mereka selalu kompak. Kami merasa bangga dan terimakasih , kami tidak merasa elegi , jurnalis profesional secara akurat dan faktual,” pintanya.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas