Kembali Dapat Penghargaan dari KPAI, Algafry Harap Bateng Naik ke Nindya

IMG 20220617 WA0005
Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.(Erwin/intrik.id)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kabupaten Bangka Tengah mendapatkan penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Penghargaan itu merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis aplikasi Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Pelaporan Perlindungan Anak (SIMEP PA) tahun 2022.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bangka Tengah, dr Dede Lina Lindayanti mengatakan penghargaan ini merupakan kedua kalinya.

“Penghargaan anugerah KPAI yang diterima oleh Kabupaten Bangka Tengah ini adalah untuk yang kedua kalinya, yang pertama pada tahun 2021 lalu,” ucapnya kepada intrik.id, Kamis (19/7/2022).

Kata dia, penghargaan ini didapat karena Pemkab Bangka Tengah telah memenuhi beberapa indikator dalam SIMEP PA, salah satunya adalah inovasi dan kebijakan dalam program kegiatan terkait penyelenggaraan perlindungan anak.

Dede berujar, penghargaan dari KPAI ini tidak serta merta hanya menjadi euforia semata, namun harus dijadikan sebagai komitmen bersama seluruh elemen baik eksekutif, legislatif, yudikatif, dunia usaha, anak dan masyarakat untuk semakin bersinergi bersama.

“Hal itu tentu saja untuk memberikan pemenuhan hak anak secara optimal serta melindungi anak dari segala aspek agar terwujudnya anak Bangka tengah yang semakin unggul dan berkualitas,” ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap, dengan adanya penghargaan ini semakin menambah kepedulian semua pihak masyarakat untuk lebih aktif dalam perlindungan anak dan dukungan bersama kepada anak.

“Dengan begitu, pengarusutamaan hak anak semakin menjadi prioritas utama karena anak adalah aset kita bersama, generasi masa depan yang akan menggantikan kita nantinya,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan bahwa penghargaan anugrah dari KPAI tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah daerah.

Pasalnya, Bangka Tengah adalah satu-satunya kabupaten di Provinsi Bangka Belitung yang mendapatkan penghargaan tersebut.

“Hanya ada 20 kabupaten se-Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut dan ini bentuk apresiasi kepada kita semua tentang bagaimana kita memberikan perlindungan kepada anak-anak yang ada di Bangka Tengah,” kata Algafry.

Dirinya juga berharap, penghargaan ini dapat menjadi acuan dan nilai plus agar status Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Bangka Tengah dapat meningkat.

“Saat ini status KLA kita adalah tingkat Madya dan sedang dilakukan penilaian semoga bisa naik ke tingkat Nindya,” harapnya.(Erwin)