Bangka Tengah Miliki 60 Juleha, Nanang: Sekali Sayatan Harus Memutuskan Tiga Saluran

IMG 20220709 WA0002 1
Foto: Juleha Babel.(ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Kabupaten Bangka Tengah memiliki setidaknya 45-60 Juru Sembelih Halal yang dihimpun dari data Juru Sembelih Halal Bangka Belitung (Juleha Babel).

Juleha Babel sendiri merupakan sebuah organisasi resmi para penyembelih hewan yang memiliki sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan berbadan hukum yang sudah berdiri sejak tahun 2019 dan dibuktikan dengan akta notaris Kemenkumham RI pada tahun 2021 lalu.

“Jadi Juleha Babel ini sudah ada sejak tahun 2019 lalu, tapi baru resmi berbadan hukumnya pada tahun 2021 kemarin,” kata Nanang Lasmana, Ketua Juleha Babel, saat dihubungi intrik.id, Sabtu (9/7/2022).

Kata dia, setiap tahun pihaknya selalu menggelar pelatihan tentang penyembelihan hewan sesuai dengan syariat Islam.

Adapun tata cara penyembelihan yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut. Nanang menjelaskan, syarat sebagai juru sembelih kurban yang pertama dan paling utama adalah harus beragama Islam, baligh dan berakal sehat.

Sementara untuk proses penyembelihannya harus dimulai dengan membaca tasmiyah terlebih dahulu.

“Selain itu, peralatan penyembelihan tidak boleh berbahan dari tulang dan gigi,” ujarnya.

Lanjut dia, peralatan penyembelihan baik golok atau pisau juga harus tajam. Kemudian, untuk syarat penyembelihan hewan kurban, seorang juru sembelih yang halal harus mampu memiliki akhlak yang baik dan berbuat baik kepada hewan sembelih, maka dari itu proses penyembelihan harus dilakukan secepat mungkin dengan cara memutus tiga saluran, yakni saluran pernapasan, saluran daerah dan saluran pencernaan.

“Jadi dalam satu kali sayatan itu harus memutus tiga saluran tersebut,” sambungnya.

Dengan begitu, maka hewan yang disembelih akan cepat mati sehingga tidak membuat hewan tersebut menderita kesakitan dalam waktu lama.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas