SMAN 1 Koba Hanya Terima 70 Persen Siswa Jalur PPDB

IMG 20220623 WA0001
Foto: Petugas saat menerima pendaftaran siswa baru di SMAN 1 Koba.(Erwin/intrik.id)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – SMAN 1 Koba membuka 252 kuota pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2022/2023 jurusan IPA, IPS dan Bahasa, Kamis (23/6/2022).

Saat ini pihak sekolah masih membuka pendaftaran tersebut sejak tiga hari terakhir. Terlihat beberapa komputer dan petugas sudah siaga di lobi utama sekolah.

Kepala SMAN 1 Koba, Yunisfu mengungkapkan bahwa data terakhir yang mereka terima sejauh ini sudah ada sebanyak 52 calon siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi dan 20 jalur afirmasi.

“Untuk yang jalur prestasi, nanti yang kita terima hanya sekitar 13 orang karena sesuai dengan ketentuan yakni lima persen dari jumlah kuota penerimaan di masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Lanjut dia, untuk yang jalur afirmasi akan diterima sebanyak 20 persen dari kuota penerimaan atau sekitar 50-51 siswa.

Diketahui, jalur prestasi diperuntukan bagi peserta didik baru dengan mempertimbangkan nilai raport semester 1-5, nilai akreditasi sekolah serta prestasi dibidang akademik dan non akademik.

Sementara untuk jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang keluarganya kurang mampu dan peserta didik penyandang disabilitas.

“Pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi ini akan tetap dibuka sampai jam 12 malam nanti. Kemungkinan yang daftar pun akan terus bertambah, karena sistem pendaftarannya kan online, jadi bisa daftar dari mana saja,” jelasnya.

Diakuinya, selama masa PPDB ini tidak ada kendala yang berarti. Pasalnya, pihaknya juga terus membuka pelayanan PPDB di sekolah untuk membantu para calon siswa yang terkendala saat melakukan pendaftaran online.

“Kami buka pelayanan di sekolah sampai jam 16.00 WIB sore, lengkap dengan komputer dan jaringan internetnya. Jadi kalau ada kendala, para calon siswa bisa meminta bantuan kepada panitia PPDB yang ada di sekolah,” ujar Yunisfu.

Di samping itu, pendaftaran PPDB untuk jalur zonasi dan mutasi akan dibuka pada tanggal 28 Juni sampai 1 Juli 2022 mendatang.

Jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang tempat tinggalnya berada di sekitar zonasi sekolah, baik zona 1, 2 maupun 3.

Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti orang tua/wali pindah tugas.

“Jadi penerimaan siswa yang paling banyak nanti adalah melalui jalur zonasi, yakni sebanyak 70 persen dari total kuota penerimaan. Sedangkan untuk mutasi, yakni hanya 5 persen saja,” terangnya.

Dirinya pun berkata tidak ada penambahan kuota PPDB secara signifikan pada tahun ini. Pasalnya, jumlah rombel yang dibuka sama seperti tahun sebelumnya.

“Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini kita juga membuka tujuh rombel. Masing-masing tiga rombel untuk jurusan IPA dan IPS serta satu rombel untuk jurusan Bahasa. Namun memang untuk tahun ini kita press satu rombelnya berisi 36 siswa, kalau tahun hanya satu rombelnya hanya 32 siswa saja,” pungkasnya.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas