Motornya Rusak, Dede Bacok Teman Satu Kamp-nya

IMG 20220615 WA0001
Foto: Tim Polsek Mendo Barat saat mengamankan pelaku.(ist)

INTRIK.ID, BANGKA – Seorang pemuda 19 tahun, Dede Saputra tega menganiaya temannya sendiri dengan menggunakan senjata tajam hanya karena tidak sengaja merusak motornya.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (13/6/2022) sekitar pukul 15.20 WIB saat korban, Iksan Priyatna sedang istirahat di Kamp Sawit Pondok Kelapa Dusun Air Petaling Desa Penagan, Mendobarat.

Korban yang saat itu sedang terbaring, tiba-tiba dibacok dengan sebilah parang dibagian bahu, lengan, lutut dan kepala. Tak hanya itu, Dede juga memukul tubuh korban dengan palu secara berulang-ulang.

Beruntung nyawa Iksan masih dapat tertolong setelah dibawa ke rumah sakit Bhakti Wara Pangkalpinang.

Mendapat informasi tersebut, Polsek Mendo Barat yang dipimpin oleh Iptu Haryono didampingi Kanit Reskrim, Aipda Peri Amansyah langsung melakukan pengecekkan dan melacak pelaku.

Dari informasi yang didapat dari keluarga pelaku di Desa Pasir Garam, Simpang Katis, Bangka Tengah bahwa Dede sempat meminjam uang dan langsung kembali pergi.

“Dari informasi itu kita menganalisa bahwa pelaku hendak melarikan diri menuju Mentok. Kamipun langsung berkoordinasi dengan tim Polres Bangka Barat untuk meminta bantuan,” ungkap Kapolsek Mendo Barat, Iptu Haryono, Rabu (15/6/2022).

Sekitar pukul 22.00 WIB, tim menemukan seorang laki-laki mencurigakan dengan menggunakan kemeja panjang warba biru, memkai celana panjang jeans warna biru, sepatu, memakai masker dan mambawa tas di dalam kapal Feri tujuan Palembang.

Setelah dimintai untuk membuka masker, tim menemukan kecocokan dengan foto yang dikirim unit reskrim Polsek Mendo Barat sebelumnya.

“Sekitar jam setengah dua belas malam kami langsung kesana untuk memastikannya dan setelah kami introgasi ternyata benar,” terang Haryono.

Ia mengatakan pelaku dan korban merupakan teman dekat yang mana masih satu kamp di perkebunan sawit.

“Mereka ini teman dekat, satu kamp, satu tempat tidur, bahkan satu piring,” pungkasnya.

Saat ini pihaknya sudah menyerahkan ke Satreskrim Polres Bangka untuk proses penyidikan lebih lanjut.(red)