Fauziah Tewas Ternyata Dibunuh Anak Bungsunya Sendiri, Sempat Buat Skenario Pencurian

IMG 20220624 WA0006
Foto: Pelaku saat diamankan tim Polsek Simpang Katis.(ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kematian Fauziah, warga Desa Pinang Sebatang, Bangka Tengah akhirnya terkuak. Wanita 59 tahun itu tewas ditangan anaknya sendiri, Jamal Mirdad (31).

Terkuaknya kasus tersebut berkat informasi dari anak pertama korban, Sopian Hadi yang menemukan barang ibunya yang hilang ada pada adik bungsunya.

Padahal sebelumnya, pelaku sendiri yang mengaku menemukan korban dalam kondisi meninggal sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (24/6/2022).

“Katanya (Jamal yang merupakan adiknya-red) ibu dirampok dan ada barang-barang yang hilang seperti uang dan tas yang berisi emas. Tapi ternyata barang-barang itu ada di adik saya,” ujar Sopian Hadi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Wawan Suryadinata mengungkapkan saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihaknya.

“Setelah melakukan penyelidikan dalam waktu kurang dari 12 jam, timgab pun telah berhasil mengungkap perkara tersebut yang diduga dilakukan oleh anak korban itu sendiri, kemudian langsung mengamankan pelaku dan melakukan introgasi terhadap pelaku jamal,” ungkapnya.

“Pelaku pun membenarkan bahwa kejadian tersebut benar dilakukan olehnya dengan motif untuk mengambil harta milik korban dan membuat skenario bahwa telah terjadi perampokan di rumah korban,” sambungnya.

Dikatakan AKP Wawan, kejadian tersebut bermula saat pelaku pulang dari kawasan lokalisasi Teluk Bayur Pangkalpinang setelah mengkonsumsi minuman keras jenis anggur merah dan arak.

“Setelah selesai, pelaku bergeser menuju parit enam dengan tujuan mencari hiburan lainnya. Sekitar pukul 01.00 WIB pelaku bergerak bersama 4 rekannya menuju Desa Pinang. Setelah mengantar rekan-rekannya ke desa Celuak, pelaku bergerak menggunakan motor miliknya menuju kediamannya di Desa Pinang Sebatang dalam keadaan mabuk,” ungkapnya.

“Setiba di kediamannya sekira pukul 02.00 Wib, pelaku melihat korban sedang tidur di ruang depan rumah, kemudian langsung menutupi atau menekan hidung korban sehingga korban meninggal,” jelasnya.

“Karena panik melihat korban sudah meninggal dunia, pelaku pun pergi ke dapur untuk mengambil sebilah parang dan merusak jendela yang ada di rumah dengan tujuan membuat skenario bahwa korban meninggal dunia akibat dibunuh oleh pencuri yang memasuki rumah korban,” lanjut Wawan.

Sekira pukul 02.40 Wib pelaku mencoba menghubungi saudaranya, Sopian memberitahukannya bahwa korban telah meninggal dunia akibat di bunuh oleh pencuri namun tidak diangkat.

“Kemudian pelaku menelpon temannya yang bernama Can untuk memberitahukan kejadian tersebut, setelah itu pelaku keluar rumah dan memberitahukan kepada tetangga bahwa korban meninggal dunia akibat dibunuh oleh pencuri. Setelah itu warga datang ke Polsek Simpang Katis untuk melaporkan kejadian tersebut,” terangnya.

Wawan mengatakan saat ini pelaku dibawa ke Polres Bangka Tengah untuk di proses lebih lanjut.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas