Atlet Panahan Bateng Ternacam Gagal Ikut Kejurnas, KONI Bateng: Itu Ranah Provinsi

IMG 20220620 WA0001 1
Foto: Ketua KONI Bateng, Yasir.(ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Komite Nasional Indonesia Bangka Tengah atau KONI Bateng tidak memiliki anggaran untuk memberangkatkan empat atlet panahannya untuk ikut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Palangkaraya.

Ketua KONI Bateng, Yasir mengatakan pihaknya hanya melakukan pembinaan untuk mengantarkan atletnya ketingkat provinsi melalui Pembinaa Prestasi (bimpres) untuk Porprov Babel di Bangka Barat 2023 nanti.

“Kita tidak bisa langsung menganggarkan secar tiba-tiba. Kita punya dasar, KONI Bateng punya tugas mengantarkan atlitnya sampai ke tingkat Provinsi. Untuk Nasional boleh saja tapi kewajiban harusnya ada di Perpani Provinsi atau KONI Provinsi ranahnya. Kita bukan cuma fokus ke panahan tetapi juga ke 25 Cabor, jadi tidak bisa langsung,” ungkapnya, Senin (20/6/2022).

Ia menjelaskan pihaknya menerima anggaran sebesar Rp 1,2 miliar satu tahun dimana 75 persen dari anggaran tersebut dipersiapkan untuk Bimpres atlit persiapan Porprov.

“Dana itu untuk Bimpres atlit 25 cabor termasuk insentif atlit. Dari situ juga ada pelatihan daerah untuk 100 atlit dari 25 Cabor untuk persiapan Porprov yang dihitung dari Februari-Juni, dan Juli-Desember, ” jelasnya.

“Kita ada bantuan juga untuk 25 Cabor sebanyak 225 juta. Jadi 1 cabor bisa dihitung kira-kira 9 juta per cabang olahraga sesuai skala prioritas atlit yang berprestasi,” tambahnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya sudah berusaha membantu Perpani Bateng untuk ikut Kejurprov.

“Kita juga sudah membantu Perpani dalam mengantar atlit ke Kejurprov. Dan memang ranah Kejurnas itu di Provinsi,” tuturnya.

Ia menegaskan, atlit panahan yang kemarin berprestasi akan kami bina dan masukin ke 100 atlit prestasi untuk mendapatkan pembinaan dan persiapan Porprov.

“Kami sekarang belum bisa memberangkatkan ke nasional, tapi kami bisa memasukan atlit panahan yang kemaren berprestasi untuk pembinaan 100 atlit prioritas berprestasi. Saya juga menegaskan, jika ceritanya gak ada uang hanya untuk sewa kamar dan makan, KONI siap membantu. Yang penting berkomunikasi saja,” tegas Yasir.

Ia berharap, atlit panahan di Bangka Tengah terus maju dan tidak kendor hanya karena hal ini.

“Khusus untuk cabor panahan tetap semangat, rangkul semua dan bina atlit panahan yang masih muda dengan baik dan panahan Bangka Tengah selalu berkomunikasi dan selalu berprestasi,” tutupnya.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas