Apri Ingatkan BUMD Bangka Tengah Belum Miliki Usaha

IMG 20220608 WA0001
Foto: Anggota Komisi II DPRD Bangka Tengah, Apri Panzupi.(Erwin/Intrik.id)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Rencana bupati bangka tengah menampung honorer ke BUMD didukung oleh Apri Panzupi.

Anggota Komisi II DPRD Bangka Tengah itu mengatakan pemerintah daerah harus sigap mengantisipasi dampak dari penghapusan tenaga honorer.

“Pengahapusan honorer ini akan jadi gelombang pengangguran besar nantinya di 2023. Hal ini memang harus dipersiapkan dari jauh hari untuk mengantisipasinya seperti yang dikatakan pak Bupati,” ucapnya saat dihubungi intrik.id lewat WhatsApp, Rabu (8/6/2022).

“Program pak Bupati yang katanya akan melibatkan BUMD itu bagus sekali. Saya atas nama pribadi dan dewan pastinya sangat mendukung program-program yang berdampak langsung untuk masyarakat tanpa terkecuali,” tambah Apri.

Meskipun begitu, politisi partai PPP itu menilai bahwa BUMD Bangka Tengah belum ada perkembangan maupun pergerakan yang signifikan setelah dilantiknya direksi baru.

“Memang bagus melibatkan BUMD, tapi BUMD kita hingga saat ini belum ada pergerakan yang signifikan dari sejak pelantikan yang baru. Padahal BUMD ini sudah lama berdiri,” ungkap Apri.

Diketahui, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman sudah melantik pengurus baru BUMD Bangka Tengah PT. Bangka Tengah Prima pada awal 2022 lalu. Mereka yang dilantik yakni, drg. Anas Ma’ruf sebagai Komisaris masa jabatan 2022 – 2026 dan Yudi Purwanto sebagai Direktur Utama BUMD.

Ia menyebutkan sejak dilantik, BUMD Bangka Tengah Prima belum memiliki usaha yang dijalankan dan bahkan belum punya profit sama sekali.

“Setahu saya, hingga saat ini belum ada yang dijalankan BUMD PT. Prima Bangka Tengah tersebut. Belum ada profit dan juga belum dan tidak tau mau dibawa kemana,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia mengaku akan mendukung program apapun yang bergerak membantu masyarakat.

“Saya tidak punya wewenang untuk mengomentari ini lebih jauh. Mungkin pernyataan beliau akan menggunakan BUMD adalah suatu tanda bahwa BUMD sudah menyiapkan skema usaha dan juga skema untuk membantu honorer Bangka Tengah dan menanggulangi gelombang pengangguran yang akan terjadi di tahun 2023 mendatang,” tutupnya.

Laporan wartawan intrik.id/Erwin