53 Peserta Ikuti Pengendalian DBD, Mulkan: Tak Lepas Dari Peran Camat dan Puskesmas

IMG 20220607 WA0006
Foto: Bupati Bangka, Mulkan saat memberikan sambutan kepada peserta.(intrik.id)

INTRIK.ID, BANGKA – Sebanyak 53 peserta mengikuti kegiatan pengendalian demam berdarah (DBD) berlangsung di ruang Hotel Novilla Sungailiat, Kabupaten Bangka, Selasa (07/06/2022).

Kegiatan yang diikuti oleh camat, pihak puskesmas dan rumah sakit itu dibuka resmi oleh Bupati Bangka, Mulkan dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr Then Suyanti.

Dikesempatan tersebut, Bupati Bangka, Mulkan mengatakan pengendalian ini merupakan salah satu peran serta pemerintah daerah untuk memberi jaminan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kabupaten ini.

“Kalau lingkungan tidak sehat, seperti kotor dan tidak higienis otomatis akan timbul segala macam penyakit, bukan hanya penyakit demam berdarah saja. Jadi dalam hal dilapangan ini tidak terlepas peran dari camat maupun pihak puskesmas setempat,” tegasnya.

Mulkan juga mengatakan penyakit DBD juga tidak boleh dianggap sepele karena bisa membuat penderitanya meninggal dunia.

“Jadi tentunya para peserta dapat mengikuti pengendalian lintas sektor DBD ini dengan sebaik-baiknya, yang nantinya akan diterapkan dilingkungan masyarakatnya,” harap orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan DBD itu ada jentiknya, terutama pada air yang tergenang, seperti di areal dispenser, kemudian setelah hujan, ada air dipenampungan ataupun perkarangan rumah.

“Apalagi dimusim saat ini, sebentar hujan dan sebentar panas, terus ada air yang tergenang dan disitulah ada jentik DBD itu tumbuh,” katanya.

Disampaikannya, ciri-ciri gejala DBD itu demam dan tranbositnya cendrung menurun. Dan bila demamnya tidak sembuh juga, disarankan pergi ke dokter ataupun ke puskesmas terdekat dan akan di cek IGM ataupun IGG nya.

“Jadi untuk mencegah DBD yang utama itu kita harus menguras air jangan sampai tergenang. Kalau ada genangan air itu, haruslah kita buang, karena tampungan air itu ada jentik DBD nya. Intinya jangan sampai ada nyamuk yang mengigit ditubuh kita,” ujar dr Then Suyanti.(adv)