Sudah Kililing Enam Toko, Ela Hanya dapat Seliter

IMG 20220305 WA0002
Foto: ist

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masyarakat Koba, Bangka Tengah kesulitan mendapatkan minyak goreng. Sejak pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter, masyarakat justru kesulitan mendapatkan minyak goreng.

Salah satu penjual jajanan khas Bangka, Ela mengaku sudah keliling Koba untuk mendapatkan minyak goreng sebagai salah satu bahan jualannya.

“Saya sudah keliling toko sana sini, sudah enam toko tapi tidak ada yang jual (minyak goreng-red). Baru ketemu di toko besar tapi hanya dibatasi seliter saja,” ungkapnya, Sabtu (5/3/2022).

Ia mengaku untuk usaha UMKM sepertinya tidak cukup kalau hanya menggunakan satu liter minyak goreng.

“Biasanya di toko kecil saja ada yang jualan minyak, kalau dibatasi hanya seliter mana cukup untuk kami jualan (jajanan-red),” tegas Ela.

Sementara itu, salah satu pemilik toko di Koba, Lia mengaku sudah memesan ke pihak supplier agar segera mengirimkan minyak goreng.

“Skarang minyak dibatasi pembeliannya untuk satu orang satu. Kami membatasi agar yang lain kebagian. Kami sudah order tapi memang barang belum ada dari supplier. Kami juga tidak tau apakah di toko lain sama,” jelas Lia.

Hingga kini belum ada kepastian tentang kelangkaan minyak tersebut. Pihak Intrik masih menunggu konfirmasi dari dinas terkait untuk membahas masalah ini.

Laporan wartawan Erwin/INTRIK.ID