Pensiunan Bangka Tengah Budidaya Ikan Sepat Siam, Sekilo Bisa Rp 30 Ribu

IMG 20220311 WA0001
Foto: Useng Komara saat memberi mater kepada peserta pelatihan di Grand Vella Hotel.(Erwin/INTRIK.ID)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Useng Komara menyarankan masyarakat lebih memilih ikan endemik sebagai usaha perikanan air tawar.

Mantan kepala Disperindag Bangka Tengah itu mengatakan ikan endemik air tawar seperti Sepat Siam bisa menjadi alternatif.

Ia menegaskan, budidaya ikan sepat siam ini memiliki nilai ekonomis dan bisa bersaing dipasaran.

“Sepat siam harganya 30 ribu perkilo. Ikannya juga banyak di rawa Bangka ini. Terus budidaya dan pembenihannya gampang. Cukup pakai kolam bak ukuran 3×3 mampu menampung 600 benih,” ungkap saat menjadi pembicara di pelatihan koperasi perikanan, Kamis (10/3/2022).

Pensiunan PNS itu juga mengatakan saat ini sudah melakukan budidaya ikan sepat siam.

“Saya sekarang petani yang kegiatannya cuma beternak ayam kampung, budidaya ikan dan menanam pohon pisang,” ungkapnya.

Useng juga siap memberikan ilmunya kepada koperasi perikanan yang ingin membudidayakan ikan sepat siam.

“Ikan laut sekarang susah. Masalahnya orang tangkap tanpa ada yang membenihkan lagi. Hadirnya koperasi perikanan pastinya akan berdampak dalam hal ini. Apa lagi ini ikan endemik Bangka yang harus dilestarikan. Saya siap memberikan ilmu saya jika koperasi perikanan ingin budidaya ikan ini,” tegas Useng.

Laporan wartawan INTRIK.ID/Erwin