Derita Leukimia, Anak Asal Desa Kurau Timur Butuh Biaya Perawatan

IMG 20220314 WA0002
Foto: Bia bersama keluarganya saat pulang dari Jakarta.(ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pasien kanker darah atau Leukimia, Assyabia hari ini pulang ke kediamannya di Kurau Timur, Senin (14/3/2022).

Walau belum dinyatakan sembuh, anak 7 tahun yang dipanggil Bia itu sudah diizinkan pulang dan diperbolehkan untuk tidak lagi kemoterapi.

Meskipun begitu, Bia tetap harus melakukan kontrol kesehatan ke rumah sakit.

“Kami sudah diperbolehkan rawat jalan dan tetap harus mengontrol kesehatan anak kami dari rumah,” ujar Eli, ibu kandung Bia.

Meski demikian, Eli mengaku masih memerlukan dana untuk obat, vitamin, dan juga biaya rumah sakit serta biaya hidup.

“Kami baru pulang, belum ada penghasilan sama sekali, belum bisa jualan juga tapi masih ada biaya yang harus ditanggung sekitar 90 juta untuk kontrol Bia selama 3 bulan kedepan,” jelasnya.

Eli masih terus berusaha untuk mengobati anak perempuannya itu agar dapat pulih kembali serta dapat bebas dari penyakit yang sudah lama dideritanya.

Saat ini, ia sudah mendapatkan bantuan dari beberapa pihak baik BZNAS, pemerintah hingga bupati dan wakil bupati bateng.

“Terima kasih Pemkab Bateng, BAZNAS Bateng, Pemprov Babel, Bupati dan Wakil Bupati dan seluruh penyumbang yang mungkin tidak bisa saya sebut satu per satu dalam membantu Bia. Ini adalah kebaikan yang tidak akan bisa kami balas sampai kapanpun,” ungkapnya.

Eli juga berharap agar Bia dapat dibantu kembali dalam biaya kontrol pengobatan karena dirinya bahkan belum bisa berjualan kembali. Untuk itu Eli mengajak kembali para donatur untuk menyumbang di kita bisa :
https://kitabisa.com/354638?utm_source=socialsharing_campaigner_web_8cce786bfee1a77136ceefe205d51d9b&utm_medium=share_campaign_whatsapp&utm_campaign=share_detail_campaign

Laporan wartawan INTRIK.ID/Erwin