Wabup Bateng Akui Masih Ada Kendala Terkait Vaksinasi

IMG 20220219 WA0000
Foto: Wakil Bupati Bateng, Herry Erfian saat meninjau vaksinasi di Gedung Serba Guna.(Ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pelaksanaan di Vaksinasi serentak seluruh Indonesia dilaksanakan di Gedung Diklat BKPSDMD Bangka Tengah, Jumat (18/02/2020).

Acara tersebut di hadiri Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yan Sultra, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Abdul Fatah beserta Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian. Acara tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo melalui zoom meeting.

Presiden RI mengapresiasi atas terlaksananya percepatan vaksinasi yang diselenggarakan baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ia juga mendorong agar Kabupaten/Kota dan Provinsi agar berkonsentrasi terhadap pelaksanaan vaksinasi dikarenakan banyak daerah yang vaksinasi tahap kedua dan ketiga (booster) masih dibawah 60 persen.

“Kuncinya adalah percepatan vaksinasi dan kedua penerapan protokol kesehatan. Dua hal ini harus disampaikan terus kepada masyarakat. Utamanya adalah dengan memakai masker serta melakukan percepatan vaksinasi di tempat yang interaksi masyarakatnya tinggi,” himbau Joko Widodo.

Dikesmpatan itu, Herry Erfian mengaku jika Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Forkopimda serta pihak TNI dan Polri terus akan bersinergi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, memang menemui beberapa kendala. Akan tetapi, kami tetap akan terus bersinergi, berkoordinasi dan menyosialisasikan terkait vaksinasi covid-19 kepada masyarakat, baik lansia, wali murid dan anak-anak,” ungkap Erfian.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sudah dan akan terus melaksanakan percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan seperti yang dihimbau oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Seusai arahan Presiden RI, Wakil Bupati Bangka Tengah mendampingi Kapolda Provinsi Kepulauan Babel dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Babel meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik dan masyarakat umum.

Laporan Erwin/INTRIK.ID