E-Sport Masuk Porwanas Jawa Timur

IMG 20220208 WA0009
Foto: Ketua SIWO PWI.(ist)

INTRIK.ID — Tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) memasukkan satu cabang olahraga baru, yakni Elektronik Sport (E-Sport) sebagai pengganti cabang olahraga Boling.

Cabang olahraga Boling tidak bisa digelar karena tidak ada lintasan yang tersedia di Jawa Timur, lantaran beberapa Mall tutup dampak dari Pendemi Covid-19.

Ini ditegaskan Erwin, Ketua SIWO PWI Jawa Timur yang diperkuat Kadispora Jawa Timur pada pemaparan Rakernas SIWO PWI di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (7/2/2022).

Masuknya E-Sport di Porwanas langsung akan dipertandingkan secara resmi di Jawa Timur, seperti halnya cabang olahraga Dayung yang digelar di Riau pada Porwanas tahun 2005.

Erwin menjelaskan bahwa usulan memasukkan olahraga E-Sport juga didorong dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa.

“Ini merupakan permintaan Gubernur agar mengakomodir olahraga yang milenial yakni E-Sport mengingat olahraga ini sudah sangat mendunia. Maka dari itu sebagai tuan rumah, mungkin ini sebagai hak preogatif tuan rumah yang mengajukan satu cabor atau lebih,” katanya.

Selain itu, menurut Erwin, Jawa Timur merelakan Boling tidak dipertandingkan meskipun peluang medali emas cukup besar di cabang olahraga ini.

Beberapa masukan untuk olahraga E-Sport yang nampaknya menerima untuk dipertandingkan di Jawa Timur memperkuat kemungkinan digelarnya cabor baru ini di Porwanas Jatim yang dipastikan akan digelar Oktober 2022 di Malang Raya.

Beberapa daerah juga mengusulkan untuk segera menetapkan tentang E-Sport yang mana yang akan dipertandingkan di Porwanas. Misalnya dari Lampung, Don Pecci menyarankan agar panitia menetapkan E-Sport yang mana yang akan dipertandingkan.

“E-Sport ada dua kepengurusan, yakni yang masuk ke dalam organisasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan ada yang masuk di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).” Usulnya.

Sementara usulan lain dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat juga berkisar pada beberapa persoalan transportasi selama Porwanas, serta hal lain terkait penginapan atlet.

Sejauh ini masih belum berubah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Porwanas, yakni Atletik, Biliar, Bulutangkis, Bridge, Catur, Futsal, Sepakbola, Tenis Meja, Tenis Lapangan, dengan tambah satu cabor baru yakni E-Sport.

Tentang teknis lainnya mengenai pertandingan akan segera diputuskan oleh SIWO PWI Pusat segera setelah hasil keputusan rakernas sudah ditetapkan. (rel)