Desa Irat Miliki GOR Senilai Rp1,3 Milyar

IMG 20220213 WA0014

INTRIK.ID, BABEL — Desa Irat, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan kini memiliki Gelanggang Olah Raga atau GOR senilai Rp1,3 Milyar rupiah.

GOR yang diresmikan oleh Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman itu sepenuhnya dana pembangunannya bersumber dari Pemerintah Provinsi Babel.

Gubernur Erzaldi berpesan agar GOR tersebut dipergunakan sebagaimana fungsinya, sehingga para generasi muda di desa menuai prestasi di bidang olahraga.

“Saya minta kepada kades dan masyarakat agar GOR ini dimanfaatkan dengan baik, dirawat, dan harus ada yang menjaganya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya berharap nanti dari desa ini bermunculan pemuda berprestasi di bidang olaraga,” pesan Gubernur saat meresmikan Gedung Olah Raga atau GOR di Desa Irat, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (13/2/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Irat Suyatno, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Erzaldi yang telah hadir. Kehadiran orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai ini, diungkapkannya sangat dinantikan masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada gubernur yang telah meluangkan waktunya untuk hadir ke desa kami. Juga terima kasih juga atas inisiatif Gubernur Erzaldi membangun GOR di desa kami,” ujarnya seraya berharap para pemuda dapat lebih aktif untuk berolahraga, sehingga prestasi meningkat.

Sebelumnya, Erzaldi lebih dulu menghadiri munaqosah 277 santri TKA/TPA se-Kecamatan Payung. Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat mewujudkan generasi qurani menyongsong masa depan gemilang.

“Alhamdulillah hari ini acara munaqosyah TKA/TPA se-Kecamatan Payung dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan harapan kelak mereka ini menjadi generasi yang qurani, berakhlak mulia sebagaimana yang kita inginkan,” ujarnya.

Bang ER, sapaan akrab gubernur, mengingatkan para orang tua supaya selalu mengawasi anaknya dalam pergaulan, karena saat ini anak-anak banyak terjerumus dalam pergaulan bebas. Akibatnya, banyak terjadi pernikahan dini yang menyebabkan tingkat perceraian meningkat.

“Basel tingkat perceraian tinggi, akibat kawin muda. Mereka belum siap menikah. Untuk itu, kita sebagai orang tua wajib mengawasi pergaulan anak kita,” ujarnya. (red)