Sempat Banjir Hingga Sepinggang, Kini Warga Kampak Bisa Tenang

IMG 20220113 WA0001 1
Foto: Kondisi drainase yang baru dinormalisasi oleh pihak perumahan dan PUPR Kota Pangkalpinang.(ist)

INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Kawasan perumahan Kulan Kampak Kota Pangkalpinang saat ini sudah aman dari banjir. Sebelumnya, bulan November 2021, kawasan tersebut sempat dilanda banjir hingga sepinggang orang dewasa ketika diguyur hujan deras.

Andi Ervina, warga perumahan Elnov Alam Kampak mengaku sudah tenang, lantaran saat hujan lebat melanda rumahnya tidak lagi banjir.

“Alhamdulillah kemarin sejak ada alat berat gali bandar disebelah itu jadi gak banjir lagi. Pas hujan lebat kemarin seharian, kami sempat ketar-ketirlah akan banjir lagi, rupanya enggak, setelah itu ngak pernah banjir masuk lagi sekecil apapun itu,” ungkapnya, Rabu (12/01/2022).

Diakuinya, ketika terjadi banjir ibu tiga orang ini mengaku kesal, sebab sejak awal membeli pihak perumahan sudah menegaskan bukan kawasan banjir.

“Terima kasih pemerintah kota sudah mendengarkan keluhan kami kemarin. Semoga tidak terjadi banjir lagi dikawasan perumahan kami,” tambahnya.

Sementara itu, ketua RT 10 Kulan Kampak Kelurahan Tuatunu Kecamatan Gerunggang, Nyaman Adinata, mengatakan setelah ada pengerukan dari pihak developer dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) itu tidak pernah terjadi banjir lagi.

“Alhamdulillah semenjak audiensi itu tidak pernah terjadi banjir lagi, kesepakatan antara pengembang itu memang akan membenahi drainase, dan sekarang sudah didalamkan dan dilebarkan kemarin hanya dua meter, sekarang sudah lebih dalam jadi lima meter,” ungkapnya Nyaman.

Mendengar pengakuan warga itu, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengaku senang sebab bisa membantu masyarakat.

Pria yang akrab disapa Molen itu mengatakan pihaknya melakukan pengerukan drainase agar banjir dikawasan tersebut tidak terjadi lagi.

“Alhamdulillah disaat hujan lebat atau air pasang kawasan Kulan Kampak tidak lagi banjir, karena sudah kami gali sedalam lima meter, makin kita lebarkan drainasenya setelah pertemuan dengan pihak perumahan kemarin,” terangnya.

Ia menambahkan keberhasilan tersebut merupakan kerjasama semua pihak sehingga warga Kulan Kampak tak lagi khawatir saat hujan lebat melanda.

“Alhamdulillah akhirnya mereka (warga-red) bisa lebih tenang saat hujan lebat. Ini berkat kerjasama kita semua stakeholder saling membantu untuk mengatasi banjir di Kota Pangkalpinang dan ditempat lainnya juga akan kita lakukan bertahap,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Mie Go mengatakan pihaknya langsung melakukan pengerukan bersama pihak develover perumahan setelah dipanggil oleh Molen di Kantor Wali Kota Pangkalpinang beberapa waktu lalu.

“Kemarin itu dari perumahan Alam Kampak dan perumahan Anjayo itu developernya menyediakan alat berat untuk pengerukan, kemudian kita dari Dinas PU juga menyediakan satu alat berat jadi memang betul-betul kita rapikan drainasenya,” jelasnya.

Diakuinya, saat pengerukan dan pelebaran drainase kemarin memang ada pengumbatan sehingga membuat aliran air tidak begitu lancar.

Selain itu, pihaknya juga akan menangani beberapa titik banjir lainnya secara bertahap.

“Kami sudah minta pihak RT/RW untuk mendata dimana saja letak genangan itu, akan kita normalisasi bertahap,” tegas Mie Go.(*)