Gubernur: Jangan Jadi Mahasiswa Hanya Untuk Gagah-Gagahan

IMG 20220103 WA0013

INTRIK.ID, BABEL – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman meminta kepada mahasiswa untuk dapat memanfaatkan waktunya dengan baik, agar nantinya dapat bersaing menghadapi tantangan global.

Hal itu di sampaikannya saat acara Silaturahmi Gubernur dengan Para Mahasiswa Penerima Beasiswa Kurang Mampu dari Pemprov Babel yang berlangsung di Hotel Grand Vella, senin (03/01/22).

“Jangan jadi mahasiswa hanya untuk gagah-gagahan, sombong, hal seperti ini tidak baik,” pesan gubernur.

Pihaknya menilai, saat ini kebanyakan para mahasiswa yang kuliah tidak dengan sepenuh hati, sehingga ilmu pengetahuan maupun keterampilan yang di dapat sangat terbatas.

Kepada orang tua, bang ER (sapaan akrab gubernur) meminta agar tidak memanjakan anaknya, karena anak yang biasa di manja berakibat tidak dapat hidup mandiri.

“Iman tanpa ilmu bagaikan lentera yang di pegang oleh bayi, yang artinya ilmu pengetahuan itu sangat penting bagi seseorang, untuk itu saya harap kesempatan ini dapat di pergunakan oleh mahasiswa dengan baik,” ujar gubernur.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Babel Ervawi mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut yakni untuk memberikan motivasi kepada penerima beasiswa termasuk orang tua mahasiswa. Karena menurutnya, perilaku dan sikap seseorang sangat penting untuk menjadi seorang sukses.

“Dalam perkuliahan itu, ilmu yang di peroleh bukan semata ilmu pengetahuan saja, akan tetapi berupa keterampilan, serta pembentukan perilaku seseorang menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, dalam pertemuan ini sengaja orang tua mahasiswa diundang oleh penyelenggara kegiatan supaya harapan pemerintah memberikan beasiswa bermanfaat,” ungkapnya.

Ervawi menyebutkan penerima beasiswa kurang mampu dari Pemprov Babel untuk Tahun Ajaran 2021-2022 sebanyak 233 orang.

Sedangkan beasiswa yang di berikan kepada mahasiswa kuliah di luar Babel yaitu beasiswa berprestasi, juga berlaku juga mahasiswa yang hafiz Alquran. Pemprov Babel berharap kepada penerima beasiswa agar dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu yaitu 3,5 tahun. (red)