Resmi Dibuka, Direktur Pascasarjana Stisipol Pahlawan 12 Tawarkan Wabup Bangka Jadi Dosen

P 20211227 110709 1
Foto: Bupati Bangka (topi) bersama dengan wabup dan direktur pascasarjana Stisipol Pahlawan 12.(int)

INTRIK.ID, BANGKA — Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik atau STISIPOL Pahlawan 12 resmi dibuka, Senin (27/12/2021).

Direktur Pascasarjana Stisipol Pahlawan 12, Muhammad Sobri mengatakan pihaknya akan melibatkan tenaga pendidik dosen tetap dari STISIPOL serta dosen luar biasa (DLB) baik itu profesor maupun doktor.

Bahkan setelah proses peresmian tersebut selesai dilakukan oleh Bupati Bangka, ia sempat menawarkan Wakil Bupati Bangka, Syahbuddin untuk menjadi dosen disana.

“Kami mengajak Pak Wabup agar bisa mengajar dan jadi dosen disini,” ungkapnya.

Mendapat tawaran tersebut, Syahbuddin hanya bisa tersenyum sambil menundukkan kepalanya.

Selain itu, Muhammad Sobri mengatakan pembukaan jenjang magister ini dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di Kabupaten Bangka.

“Kami terpanggil untuk mengembangkan STISIPOL ini agar lebih maju serta untuk memenuhi aspirasi masyarakat dalam memperoleh pendidikan ditingkat yang lebih lanjut,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya baru membuka satu program studi dengan empat pilihan bidang konsentrasi yang bisa dipilih yakni kebijakan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi dan kebijakan pendidikan, dan administrasi kebijakan kesehatan.

“Jadi kita bisa mengcover semua kebutuhan di masyarakat. Kita akan lihat dulu seperti apa perkembangannya kedepan,” terang Sobri.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan mengatakan pemerintah daerah mendukung sepenuhnya pembangunan manusia yang berkualitas dan berintegritas melalui sarana penunjang, salah satunya melalui dunia pendidikan.

“Kami mendukung apalagi untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan berintegritas. Sebab, generasi berkualitas harus didukung SDM unggul dan sarana yang memadai,” kata Mulkan saat meresmikan Gedung Pascasarjana STISIPOL Pahlawan 12.

Menurutnya, sarana pendidikan merupakan wadah prioritas yang harus diupayakan eksistensinya. Melalui dukungan penuh dari pemerintah maka dunia pendidikan di daerah dapat dikawal agar melahirkan civitas akademika yang diharapkan menjadi insan cendekia bangsa.

“Pemerintah wajib mendukung dunia pendidikan, karena tanpa pendidikan kita tidak bisa apa-apa. Kami berharap kehadiran program magister ini mampu menciptakan cendikiawan-cendikiawan baru yang dapat membawa daerah ke arah yang lebih baik,” harap Mulkan.

Gedung dua lantai tersebut menelan dana Rp 2 Miliar dari dana hibah Pemkab Bangka yang dibangun sejak Februari 2021 lalu.(red)