Penambang Matras : Hormati Penertiban, Kedepan Kami Tolak Siapa yang Masuk TI

IMG 20210916 205742

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Akibat ditertibnya aktivitas penambangan timah jenis Sebu – sebu ( Tungau ), di perairan laut Matras beberapa hari yang lalu, mendapat respon sebagian penambang wilayah Matras.

Seperti disampaikan IMN warga Matras pekerja TI Tungau kepada INTRIK.ID Kamis ( 16/9/2021) malam mengatakan kalau memang harus ditertibkan, kedepan jangan ada aktifitas Tambang Inkonvesional ( TI ) Tungau atau sejenisnya.

“Kita hormati tindakan dilakukan Aparat Penegak Hukum ( APH ) melakukan penertiban TI tungau diperairan laut Matras. Kedepan jangan ada lagi aktivitas TI Tungau atau sejenis, jika ada kami siap menolak,” ungkapnya.

Menurut IMN saat Kapal Isap Produksi mau masuk perairan laut Matras mereka mati – matian mendukung.

“Kalau kecewa saat ini kami kecewa, dulu saat KIP masuk mati – matian kami dukung, kami minta kepada pihak terkait kalau mau ditertibkan kedepan jangan ada siapa pun bekerja terutama TI Tungau dan PIP,” kata IMN kesal.

Tidak jauh beda dengan RN warga Matras berprofesi sebagai penambang menyampaikan rasa kesalnya.

“Kalau kami sebagai warga Matras tidak bisa bekerja setelah penertiban ini, nanti siapa pun tidak boleh bekerja. Kami siap mengawasi dan kami siap datangi PT. Timah untuk tidak mengeluarkan SPK baik untuk PIP atau lainnya,” tukasnya.

Dirinya ( RN – red ) mengatakan kalau tidak bisa bekerja, sama – Sama tidak bisa bekerja.

“Kami menghormati tindakan pihak APH, kami siap tidak bekerja dan jangan ada yang bekerja, sama – sama tidak bekerja. Kedepan siapa pun mau masuk kami akan menolaknya,” tegasnya.