Banyak Warga Belum Jelas, Kelurahan Matras dan Sinjel Pasang Patok di Pinggir Pantai

P 20210917 095753 1
Foto: Pihak Kelurahan Sinel dan Matras saat memesang patok tapal batas di pinggir Pantai Matras.(int)

INTRIK.ID, BANGKA — Kelurahan Sinarjaya Jelutung (Sinjel) dan Matras sepakat memasang patok sebagai tapal batas di bibir pantai, Jumat (17/9/2021).

Patok tersebut dibuat menggunakan semen berbentuk persegi panjang dan ditanam dengan kedalaman sekitar satu meter.

Lurah Matras, Ersi mengatakan pemasangan patok tapal batas itu juga berdasarkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bangka tahun 2019.

“Ini sesuai dengan perbup, jadi kita menaati aturan tersebut. Kedepannya kami berharap agar kedua kelurahan ini bisa saling bersinergi,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Lurah Sinjel, Siska yang turut hadir dalam pemasangan patok tersebut. Ia mengatakan sejak pemekaran wilayah, masih banyak warga yang belum jelas batas-batas wilayahnya.

“Dulu kita satu kelurahan, namun setelah dipecah tiga kelurahan jadi kurang jelas. Jadi dengan adanya ini (patok-red) masyarakat bisa tahu,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan dengan adanya patok itu akan memperjelas masalah administrasi maupun kependudukan.

“Sebelumnya sempat ada kebingungan antara masyarakat Matras dan Sinarjaya Jelutung baik terkait kependudukan, tanah ataupun administrasi lainnya,” terang Siska.

Kasubag Pembinaan dan Penataan Wilayah Kabupaten Bangka, Sugianto mengatakan patok yang dipasang kedua kelurahan tersebut hanya patok sementara.

“Patok ini hanya patok sementara karena patok sesungguhnya itu ada aturannya yang telah ditetapkan oleh Kemendagri,” ungkapnya.

Meskipun begitu, ia mengatakan patok itu bisa digunakan untuk menunjukan kepada masyarakat batas-batas wilayahnya sehingga tidak terjadi kesalahan atau saling klaim.

“Pemasangan patok ini merupakan yang kedua di kecamatan Sungailiat, yang pertama itu di Desa Rebo. Tapi untuk tapal batas sudah jelas semua,” tegasnya.

Sementara Karang Taruna Sinjel, Rizky Dwi Septianto menyambut baik pemasangan patok tapal batas itu.

“Dengan adanya kejelasan tapal batas ini tentu akan menjadi acuan masyarakat kemana harus mengurus izin jika ada yang ingin mengelola lahan sekitar, terlepas itu di kelurahan Matras maupun Sinjel,” pungkasnya.(red)