Tiga Asisten Timnas Indonesia Kompak Mengundurkan Diri

Screenshot 20210810 154916461 1
Foto: Yunus Nusi (ist)

INTRIK.ID — Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong harus bekerjasama dengan tim yang baru setelah tiga asistennya mengundurkan diri, Selasa (10/8/2021).

Ketiga asisten pelatih ini, yakni Kim Hae-woon sebagai asisten pelatih kiper. Kim Woo-jae asisten pelatih Teknik, dan Lee Jae-hong sebagai asisten pelatih fisik.

Kepastian ini seusai ketiganya mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI pada akhir pekan lalu dengan alasan personal.

Sebelumnya pada akhir tahun 2020, asisten pelatih Gong Oh-kyun memilih mundur dengan alasan yang sama.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyayangkan mundurnya tiga asisten pelatih tersebut. Sebab diawal PSSI sudah sepakat dengan Shin Tae-yong bahwa asisten pelatih yang akan mendampinginya adalah yang pernah menangani Korea Selatan saat Piala Dunia 2018.

“Mereka mengungkapkan bahwa ada persoalan pribadi. Saya kira Shin Tae-yong yang paling tahu alasan mereka mundur,” ungkapnya.

Ia mengatakan PSSI tidak akan memilih sembarangan asisten pelatih untuk menggantikan ketiganya.

“Penggantinya harus mempunyai kemampuan sesuai standar yang diterapkan dan pengalaman tentunya. Kami sebelumnya telah memilih Choi In-cheul sebagai pengganti Gong Oh-kyun juga berdasarkan rekomendasi pelatih Shin Tae-yong,” tambah Yunus Nusi.

Ia juga mengatakan sudah melaporkan ke Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan selanjutnya akan dibahas di tingkat Exco PSSI terkait pengganti ketiga asisten pelatih tersebut.

Pihaknya juga akan menanyakan langsung soal mundurnya tiga asisten pelatih itu kepada Shin Tae-yong setelah kembali ke Jakarta.

“Kita akan panggil Shin Tae-yong setelah tiba, ini penting untuk mencari tahu duduk persoalan antara dia dan para asistennya kenapa bisa tidak akur,” tegasnya.

Skuad Garuda sendiri dalam waktu dekat akan melakoni pertandingan melawan Taiwan pada 7 September di Indonesia. Untuk itu, PSSI saat ini menunggu road map terbaru program pemusatan latihan dari pelatih Shin Tae-yong.

Saat ini pelatih berusia 52 tahun tersebut tersebut masih berada di negerinya karena menjalani karantina seusai terkena contact tracing covid-19 dari pemerintah Korea Selatan. Ia diperkirakan kembali ke Indonesia pada pekan ketiga Agustus ini.(*/red)