Ternyata Masih Ada Dua Desa di Bangka Belum Tersentuh Internet

P 20210709 111545 1
Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka, Boy Yandra.(red)

BANGKA, INTRIK.ID — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka mendapatkan dua desa yang masih belum masuk jaringan internet (blank spot).

Padahal pemerintah kabupaten bangka akan menerapkan pelaporan keuangan setiap desa dengan sistem online (siskeudes).

Kepala Diskominfo Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan saat ini pihaknya baru mendapatkan dua titik blankspot dan mulai turun kelapangan untuk pengecekan kembali.

“Tim dari e-government sudah mulai turun ke lapangan untuk mencari titik-titik blankspot. Sementara ini baru ketemu dua titik yakni di daerah sekitar arah Bakam dan Penagan,” ungkapnya, Minggu (11/7/2021).

Meskipun begitu, pihaknya akan segera mengatasi blankspot tersebut dengan menggandeng perusahaan icon+ yang merupakan anak perusahaan dari PT PLN.

“Nanti akan ada pemancar sendiri yang akan menembakan ke suatu tempat atau ke kantor desa atau camat sehingga diharapkan nanti tidak ada lagi blank spot,” terang Boy.

Ia juga mengatakan pada tahun 2022 setiap desa di negeri sepintu sedulang tersebut seluruhnya akan bisa mengakses jaringan internet.

“Nanti kami juga akan anggarkan jaringan khusus jadi setiap desa bisa mengakses internet sehingga program siskeudes bisa berjalan lancar,” pungkas Boy Yandra.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka, Tony Marza menyampaikan Siskeudes Online masih terkendala dengan adanya desa yang tidak terjangkau jaringan internet.

“Hanya saja yang jadi permasalahan kita yaitu adanya sejumlah desa yang masih belum terjangkau koneksi internet. Sementara kita upayakan pengunggahannya di kantor camat sembari menunggu jangkauan internet kedepannya,” terangnya.

Saat ini seluruh desa di Kabupaten Bangka sudah mengikuti pelatihan dalam pelaksanaan program siskeudes online tersebut selama empat hari di PesonaBay beberapa hari lalu.(red)