Sudah 13 ODGJ Positif Covid 19 di RSJD Babel

P 20210729 111834 1
Foto: plt Direkrut RSJD Babel, dr Ria Agustine.(int)

BANGKA, INTRIK.ID — Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bangka Belitung (RSJD Babel) saat ini masih menangani tiga pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (OGDJ) yang terpapar covid 19, Kamis (29/7/2021).

Plt Direktur RSJD Provinsi Bangka Belitung, dr Ria Agustine mengatakan sudah ada 13 pasien ODGJ yang sudah ditangani oleh pihaknya selama pandemi covid 19.

“Hari ini ada tiga yang positif, kalau yang 10nya lagi sudah dinyatakan sembuh dari covid 19,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia mengatakan per 1 Juli 2021 lalu pihaknya sudah memiliki ruangan isolasi khusus bagi ODGJ yang terkonfirmasi positif covid 19 dengan kapasitas delapan ruangan.

“Jadi mereka yang positif ini tidak digabung, kita juga memiliki dokter penyakit dalam untuk merawat para ODGJ itu bagi gejala ringan dan sedang saja,” tegasnya.

dr Ria juga mengatakan pihaknya selalu mengedukasi kepada para ODGJ untuk menggunakan masker dengan baik meskipun di dalam rumah sakit.

“Ini tantangan pegawai kita karena mengedukasi masyarakat normal dengan ODGJ ini berbeda. Tapi mereka saat ini sudah mulai mengerti,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa ODGJ justru lebih rentan terhadap terpapar virua asal Cina tersebut karena tingkatan stresnya lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat normal.

“Kalau masyarakat normal kalau lagi stres bisa mencari kesibukan lain tapi kalau ODGJ ini tidak, apa lagi jika mereka hanya dikurung dalam suatu ruangan justru akan semakin stres,” pungkasnya.

dr Ria menyampaikan bahwa pasien ODGJ terbagi dalam tiga fase yakni fase akut, sedang dan masa tenang, oleh sebab itu, tidak semua pasien ODGJ kooperatif saat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Pasien yang sudah lewat fase akut akan kooperatif, artinya bisa diarahkan dan mereka mengerti. Mungkin kendalanya bagi pasien yang gadu gelisah atau akut karena pasien ini ada yang teriak dan lain sebagainya. Makanya kita tunggu dulu sampai stabil baru bisa diarahkan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker,” jelasnya.(red)