Rapat Pendataan Konsumen Gas 3 kg, Herry Erfian Akui Masih Ada Yang Tidak Tepat Sasaran

IMG 20210723 WA0004
Foto : Wabup Bangka Tengah Herry Erfian Roesman memimpin rapat pembahasan lanjutan pendataan konsumen penggunaan LPG tabung tiga kg dan penunjukan user maker program Brizzi LPG Card tingkat kelurahan/desa.

BANGKA TENGAH, INTRIK.ID – Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Herry Erfian Roesman ingin percepat pendataan konsumen penerima gas LPG tabung 3 kilogram di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kedua pembahasan lanjutan pendataan konsumen penggunaan LPG tabung 3 kilogram dan penunjukan user maker program Brizzi LPG Card tingkat kelurahan/desa.

“Kegiatan ini diadakan agar distribusi gas tabung 3 kilogram ini dapat lebih tepat sasaran,” ungkap Herry Erfian di ruang rapatnya, Jumat (23/7/2021).

Dalam kegiatan itu, hadir juga para camat, asisten dan staf ahli untuk menentukan pendataan konsumen LPG 3 kilogram tersebut.

“Kita sengaja mengundang para camat ini untuk mendata mana yang berhak dan yang tidak dalam penerimaan program Brizzi Card LPG 3 kilogram ini,” tambahnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemprov Bangka Belitung dalam penentuan tersebut. Meskipun begitu, Herry Erfian mengaku bahwa pihaknya masih memiliki kendala dalam pendataannya.

“Kita harap kedepan pendataan ini dilakukan secara digitalisasi berdasarkan NIK dan KK. Sejauh ini tidak ada acuan pasti siapa yang berhak dan tidak berhak. Jadi untuk sekarang ini kami akan membuatkan batasan seperti TNI, Polri dan ASN yang tidak berhak menggunakan tabung gas 3 kg ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan ketersediaan LPG 3 kilogram di Bangka Tengah sudah tercukupi namun dalam pemanfaatannya, Herry Erfian mengaku masih ada yang tidak tepat sasaran sehingga menyebabkan kelangkaan.

“Setau kami pemanfaatannya saja tidak tepat sasaran, di mana ada masyarakat ekonomi menengah ke atas juga memakai gas ini. Untuk itu program yang di buat oleh gubernur ini berharap agar distribusi gas LPG 3 kg ini tepat sasaran, tepat harga dan memudahkan masyarakat ekonomi bawah mendapatkan gas ini,” tutupnya.(red)