PT LSM Minta APH Dampingi & Amankan IUP Mereka

IMG 20210728 WA0043

BANGKA. BELINYU. INTRIK.ID – Maraknya aktivitas Tambang Inkovensional ( TI ) Jenis rajuk, masuk dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan ( IUP ) dikelola PT. Laut Sarana Mandiri ( PT. LSM ), mendapat respon dari manajemen perusahaan tersebut.

PT. LSM melalui Kepala Teknik Tambang Widianto nenyampaikan dalam mengelola IUP, Pihaknya butuh pendampingan dan pengamanan Aparat Penegak Hukum ( APH ), akibat banyak aktivitas penambangan yang tidak masuk manajemen akan tetapi bekerja di IUP PT. LSM, Rabu (28/7/2021) Siang.

“PT. LSM dalam hal ini selaku pemegang IUP telah memberi jaminan reklamasi sesuai aturan berlaku, bentuk kesunguhan kepada negara nilainya cukup besar. Kita berharap tambang tidak memiliki IUP bisa ditertibkan. Maraknya tambang bekerja dalam IUP PT.LSM yang tidak masuk manajemen, kami butuh pendampingan APH mengamankan lokasi IUP kami,” pintanya.

Tidak hanya itu, Widianto mengungkapkan tidak hanya jaminan relakmasi saja, keberadaan pemegang IUP Harus berkontribusi kepada masyarakat sekitar IUP.

” Selain jaminan reklamasi, kegiatan penambangan harus membawa manfaat kepada masyarakat. Kami selaku pemegang IUP dengan membayar kewajiban kepada negara berharap dukungan dan kondusifitas masyarakat, memang masih banyak si lokasi IUP dan sekitar IUP kami di tambang Ponton ilegal, kegiatan Ponton tersebut sebagian bukan kegiatan PT LSM dan kegiatan PT LSM Perlatanan tambang diberi tanda khusus,”kata Widianto

Pemberitaan sebelumnya, INTRIK.ID- Pro dan Kontra soal aktivitas penambangan itu hal biasa, karena menyampaikan pendapat merupakan hak. Seperti dilakukan Darmanto tokoh masyarakat Matung dan Batu Dinding, Kecamatan Belinyu.

Dirinya ( Darmanto – red ) berpendapat mendukung PT. Lautan Sarana Mandiri ( LSM ) bergerak dibidang pertambangan. Dukungan itu disampaikan, Selasa ( 27/7/2021) siang di Belinyu.

“Sampai sekarang PT. LSM banyak membantu masyarakat, kami akan mendukung kegiatan mereka bilah perlu kami kawal PT LSM ini,” kata Darmanto.

Tidak hanya Darmanto, keberadaan PT. LSM juga dirasakan Marni ibu rumah tangga.

“Alhamdulillah kami masyarkat Mantung telah di bantu pihak PT LSM, ada beberapa anak Yatim menangis ketika di bantu PT LSM, Bapak tahu sendiri lah dengan musim Pandemi Covid 19, Anak-anak yang masih sekolah bisa membeli paket untuk Belajar melalui Virtual,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Nelayan kecamatan Belinyu Sadikin, menyampaikan PT LSM hari raya Idul Adha kemarin bantu 5 ekor sapi.

“Sejauh ini PT LSM sudah banyak berbagi dengan masyarakat, hari raya idul adha kemarin bantu 5 ekor sapi buat masyarakat sekitar. Semoga semua kebaikan dibalas Allah SWT,” tutupnya.