dr Aswin: Masyarakat Tetap Bisa Terpapar Covid 19 Meski Sudah Divaksin

9C84A8CF A6EE 4BF5 B070 16FEBB62112D
Foto: ist

BANGKA, INTRIK.ID — Vaksinasi Covid 19 yang diberikan pemerintah kepada seluruh elemen masyarakat bukan untuk menangkal penularannya. Hal tersebut diungkapkan Kabid Pelayanan RSUD Depati Bahrin Sungailiat, dr Aswin Hakim.

Ia mengatakan vaksinasi covid 19 hanya untuk membentuk antibodi seseorang saja agar lebih kebal terhadap serangan virus asal Cina tersebut.

“Vaksin ini kan pada prinsipnya untuk membentuk antibodi di tubuh kita, jadi bukan untuk menangkal agar tidak kena Covid-19,” ungkapnya, Rabu (28/7/2021).

Dengan adanya vaksin, potensi seseorang untuk bergejala atau jatuh sakit dengan kondisi parah ketika tertular virus corona dapat dikurangi.

“Jadi jika kita sudah divaksin terus kita terkena covid 19, mungkin (sakitnya-red) tidak berat atau malah nanti tanpa gejala,” terang dr Aswin.

Meskipun begitu, potensi terjangkit virus Corona ini masih dapat terjadi meskipun sudah disuntik vaksin hingga dosis ke dua.

“Jadi jangan salah paham, suntik vaksin ini bukan untuk menangkal covid 19. Penularannya tetap bisa saja terjadi, makanya kita harus tetap menjaga protokol kesehatan walaupun sudah disuntik vaksin,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan bahwa hingga 27 Juli 2021 masyarakat di Kabupaten Bangka yang sudah disuntik vaksin sudah mencapai 47.039 orang.

“Untuk dosis pertama sudah 47.039 orang atau 18,44 persen. Sementara untuk dosia kedua sebanyak 29.051 orang atau 11,39 persen,” ungkapnya.

Ia mengatakan target sasaran vaksin di kabupaten bangka sendiri sebanyak 255.161 orang.(red)