Piala Walikota Solo Ditunda, Pelatih Persib Bandung Bicara Untung Rugi

FB IMG 1624976922628
Foto: Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.(ist)

INTRIK.ID — Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts buka suara terkait keputusan ditundanya turnamen Piala Wali Kota Solo.

Menurutnya penundaan tersebut memberika dampak baik dan buruk bagi timnya yang sudah berada di Solo.

“Ini kabar baik dan buruk di saat yang bersamaan karena kami semua sudah berada di Solo untuk mengikuti turnamen ini,” ujar Robert kepada wartawan pada, Senin (28/6/2021).

Ia menjelaskan, timnya dalam kondisi yang sangat baik saat datang ke Solo. Hanya saja dengan keputusan penundaan tersebut membuat waktu persiapan timnya untuk menghadapi Liga 1 semakin berkurang.

“Sebelumnya kami sudah mempersiapkan diri untuk Liga. Lalu karena turnamen ini ditunda diagenda awal, lalu sebelumnya kembali diagendakan pada 29 Juni hingga 4 juli maka waktu yang ada akan terlalu singkat,” tambah pria berpaspor Belanda itu.

Ditambah lagi, keputusan menunda Piala Wali Kota Solo memang cukup disayangkan bagi masyarakat Indonesia.

Untuk itu Robert mengatakan masyarakat Indonesia harus kembali bersabar dengan penundaan turnamen tersebut.

“Kita juga punya persoalan besar soal Covid yang mana ini juga menjadi perhatian semua orang pecinta sepakbola, kita semua ingin liga segera dimulai sehingga semua harus bisa dipastikan dalam keadaan sehat dan aman,” imbuhnya.

Namun di sisi lain, Robert menghormati keputusan yang dibuat panitia penyelenggara. Pasalnya penundaan tersebut merupakan pilihan bijak ketika situasi pandemi kembali mengalami peningkatan.

Dengan begitu, setiap tim dapat menaruh fokus untuk menatap Liga 1 yang mana kompetisi tersebut merupakan tujuan utama.

“Keputusan hari ini ketika panitia akhirnya menunda untuk menggelar turnamen adalah keputusan yang sangat bijak. Inilah (fokus kepada liga) yang menjadi hal menarik di sepakbola Indonesia,” ungkap Robert.

“Mereka yang melakukan pertemuan hari ini dan duduk bersama memutuskan untuk menunda turnamen, mereka telah memikirkan apa yang terbaik untuk Indonesia dan liga. Dalam kacamata itu, ini menjadi hal positif,” tuntasnya.(*/red)